sunarno's avatarkampungmanisku

pada magrib
kita berlarian
meninggalkan permainan
berebut air pancuran
sebelum sembahyang
 
melingkar di beranda
dekat bedung juga kentongan
satu per satu bergantian
menderaskan satu halaman
atau setengah halaman
penerangan yang seadanya
goyang tertimpa angin
 
tinggal membayang
di sisa kenangan
merunut pada kerinduan

View original post

Leave a comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.